Berita Terkini

Kaswadi : Perkembangan Ekonomi Meningkat Dalam Jangka Satu tahun Awal Pemerintahan Akarsuper

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak bersama Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH menghadiri kegiatan Bupati Menyapa di Lapangan
A.mahmud kelurahan appanang kecamatan liliriaja, Jumat 01 Juni 2018. Penyerahan piagam penghargaan peserta berprestasi di MTQ XXX Tk. Propinsi Sulawesi Selatan di kota Malili Kabupaten Luwu Timur tahun 2018 kepada.

1. Auliyah Al Husna juara I cabang lomba tahfizh 10 Jus Putri.
2.Muh.Alifka harapan II cabang lomba Tilawah Anak anak.
3. Muh. Fahrul Armas Harapan III cabang fahmil Quran.
Camat Liliriaja Amin Saing, M.Si dalam sambutannya Menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan bupati Soppeng dalam acara bupati menyapa dan semoga kegiatan ini bernilai ibadah di sisi-Nya.
Bupati soppeng dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban kami terkait dengan pelaksaan pemerintahan di kabupaten Soppeng.
Kami siap menerima informasi dari masyarakat terkait dengan perkembangan pembangunan kabupaten soppeng.
“Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahim antara pemerintah dan masyarakat”ungkapnya.
Kaswadi menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi sangat signifikan dalam jangka satu tahun awal pemerintahan akarsuper.

“Biaya dan beasiswa pendidikan sebesar 8 milyar pertahun dari 800 juta sebelum pemerintahan kami”ungkapnya.
Terkait banyak jalan yang belum diperbaiki, lanjut kaswadi, karena jalan tersebut masuk dalam kewenangan pemerintah propinsi sulawesi selatan.
“Kami menyediakan ambulans setiap kecamatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan bahkan amvukabce ini bisa dipergunakan untuk operasi dalam keadaan darurat”ungkapnya.
“Kami belum menyediakan pemadam kebakaran tahun ini untuk kecamatan ganra dan liliriaja karena posisinya yang strategis dan diapit oleh kecamatan lain yang berdekatan”tuturnya.
Kaswadi menuturkan bahwa satu satunya daerah yang merawat orang gila adalah kabupaten soppeng yang menampung orang gila (sakit jiwa) dari daerah lain.
“Kami susah menilai pemerintahan kami tanpa adanya penilaian langsung dari masyarakat untuk itu kami langsung bertatap muka dengan masyarakat dalam kegiatan bupati menyapa ini untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat”tambahnya.

Terkait dengan masyarakat yang mampu tapi menerima beras miskin (rastra), lanjut kaswadi, berarti ada kesalahan yang terjadi pada pendataan atau administrasi lainnya.
“Masih banyak masyarakat aayang tidak jujur dan tidak malu menerima raskin padahal seharusnya tidak bersyarat lagi menerimanya”ungkapnya.
“Sebagai saudara yang baik perlihatkankanlah atau sampaikan pada kami demi perkembangan daerah yang kita cintai ini” harapnya.
Turut hadir para pimpinan Dprd Kab.Soppeng, Para Anggota Forkopimda,sekda, Para asisten dan staf Ahli Setda, Kepala Skpd, para kepala bagian Setda, para Camat se-kab.Soppeng, lurah/kades se kecamatan liliriaja, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita majelis taklim dan masyarakat umum.

Related Articles